Februari 15, 2010

Tools ‹ Pengembangan Konsep Outsourcing di Indonesia — WordPress

Februari 15, 2010

Tools ‹ Pengembangan Konsep Outsourcing di Indonesia — WordPress.

Apakah Perbedaan Karyawan Outsourcing dan Karyawan Kontrak?

Februari 11, 2010

Seringkali pertanyaan tersebut timbul baik di kalangan pencari pekerjaan dan atau karyawan bahkan mungkin perusahaan pemberi kerja.
Outsourcing adalah metode penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada pihak atau perusahaan lain dengan menggunkan perjanjian, di Indonesia hal tersebut diatur dalam pasal 64 dan 65 Undang-Undang No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Pasal 65 menjelaskan bahwa konsep uotsourcing dapat dilakukan dengan 2 mekanisme; pemborongan pekerjaan (Business Process Outsourcing) dan penyedian jasa pekerja. Pasal 66 menjelaskan syarat-syarat diperbolehkannya pelaksanaan outsourcing.
Perjanjian kerja dibuat dibagi menjadi dua jenis:
1. Perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), biasa disebut perjanjian kontrak atau kontrak saja; merupakan suatu perjanjian kerja yang diatur jangka waktunya.
2. Perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), merupakan sebuah perjanjian kerja yang tidak diatur jangka waktunya, biasanya sampai dengan usia pensiun normal biasa disebut perjanjian kerja karyawan tetap.
Sehingga dapat disampaikan bahwa outsourcing adalah suatu metode kerja sama antarperusahaan, sedangkan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) merupakan metode hubungan kerja.
Kembali kepada topik di atas; lalu apa bedanya karyawan kontrak dan karyawan outsourcing?
Perusahaan outsourcing dapat membuat perjanjian kerja dengan karyawannya dengan dua metode hubungan kerja; boleh PKWT (Karyawan Kontrak) atau PKWTT (Karyawan Tetap), dengan status hubungan kerja adalah antara karyawan dengan perusahaan outsourcing. Biasanya karyawan perusaahaan outsourcing yang ditempatkan di perusahaan pemberi kerja disebut “Karyawan Outsourcing”.
Sedangkan Karyawan yang memilki hubungan kerja langsung kepada perusahaan pemberi kerja tetapi menandatangi perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) biasa disebut “Karyawan Kontrak”.
Demikian semoga dapat berguna untuk menambah wacana.

Apakah Outsourcing ?

Desember 23, 2009

Apakah Outsourcing ?

Sebagian orang menyatakan bahwa outsourcing merupakan jawaban bagi permasalahan ke-SDM-an di perusahaan, baik di kala perusahaan sedang mengalami pertumbuhan pesat (Booming) ataupun sedang mengalami penurunan (Downshifting).

Kenapa?

Boleh saya sampaikan di sini, outsourcing merupakan suatu konsep menyerahkan sebagian pelaksanaan pekerjaan  dari sebuah perusahaan ke perusahaan lain penyedia jasa outsourcing (perusahaan outsourcing) yang biasanya tertuang dalam kontrak kerja atau perjanjian kerjasama. Dengan melakukan hal tersebut, maka perusahaan dapat memfokuskan diri pada bisnis utamanya sehingga pada umumnya pekerjaan yang dioutsourcingkan adalah pekerjaan yang bukan merupakan Core Bussiness dari perusahaan tersebut.

Pada saat perusahaan mengalami fase booming dan membutuhkan karyawan yang sangat besar karena pertumbuhan bisnis yang sangat pesat, sebagian pengadaan tenaga kerja dapat dilakukan dengan cara yang lebih mudah dan cepat dengan adanya mekanisme outsourcing, karena proses perekrutan, pengelolaan, pengawasan dan  pembinaan dialihkan ke perusahaan outsourcing, sehingga perusahaan dapat lebih fokus pada tujuan utama perusahaan untuk lebih meningkatkan laba.

Begitupun sebaliknya jika perusahaan mengalami fase downshifting, maka dengan adanya outsourcing dapat mempermudah proses perampingan dan rasionalisasi  karyawan, yang mengakibatkan proses efisiensi dapat dilakukan, sehingga performa keuangan perusahaan secara keseluruhan tidak terlalu terganggu oleh adanya hal tersebut, dikarenakan status ketenagakerjaan karyawan outsourcing adalah dengan perusahaan outsourcing bukan dengan perusahaan pemberi pekerjaan.

Hello world!

Desember 23, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.